Cara Naik KRL Jogja-Solo, Sebuah Pengalaman

1
414
cara naik krl jogja-solo
cara naik krl jogja-solo

Cara Naik KRL Jogja-Solo – Mulai awal Februari 2021 lalu, masyarakat sudah bisa mengakses moda transportasi baru untuk menjangkau Jogja-Solo, yakni KRL Jogja-Solo. Kereta bertenaga listrik ini menjadi pengganti resmi KA Prameks Jogja-Solo. Meskipun sudah dilaunching sejak awal Februari lalu, baru saja Pak Presiden Jokowi berkesempatan menjajal secara langsung KRL tersebut.

KRL Jogja-Solo (jogya.com)

Tarif satu kali perjalanan KRL adalah flat Rp8.000. Besaran tarif ini sama dengan tarif KA Prameks relasi Jogja–Solo. Tapi soal kenyamanan, KRL Jogja-Solo tentu memberikan pengalaman yang ekstra dong. Jika Prameks yang lalu bisa dipesan melalui aplikasi KAI Access, model pemesanan KRL Jogja-Solo pun berbeda. Tidak lagi menggunakan aplikasi KAI Access, melainkan menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dari KAI Commuter. Bisa juga menggunakan kartu uang elektronik dari bank, seperti E-money Mandiri, Flazz BCA, Brizzi BRI, dan BNI Tap Cash. Berapa harga KMT? Gimana cara mendapatkan KMT? Segala hal tentang Cara Naik KRL Jogja-Solo mari kita bahas pada artikel kali ini.

Nyobain cara naik KRL Jogja-Solo bareng temen (dok.pri.)

Nah, aku berkesempatan menjajal KRL Jogja-Solo pertengahan Februari lalu, atau lebih dulu ketimbang Pak Presiden. Hehe. Aku naik dari Stasiun Lempuyangan (Jogja) dengan harapan bisa parkir inap di langgananku, sembari menyapa teman lamaku, Mas Gito (Maps: Parkir Anugerah). Tarif parkirnya juga tergolong murah, yaitu hanya 3rb saja. Tak sendiri, aku bareng kedua teman kelasku, Riska dan Ilma. Setelah ngobrol ngalur ngidul dengan Mas Gito dan kedua temanku datang, kami langsung bergegas masuk ke dalam stasiun.

Ticket box KRL Jogja-Solo di Stasiun Lempuyangan (dok.pri.)

Cara Naik KRL Jogja-Solo – Loket pemesanan KRL Jogja-Solo ini ada di bagian barat stasiun, dekat dengan pintu keberangkatan. Gak usah bingung, tanya aja dengan orang-orang di stasiun pasti paham kok. Nah, jika kamu belum punya Kartu Multi Trip (KMT) dari KAI Commuter, kamu bisa langsung beli di loket dengan harga Rp30.000 sudah termasuk saldo Rp10.000. Jika kamu hendak melakukan PP Jogja-Solo, kamu harus sekalian isi saldo minimal 10rb. So, di dalam KMT-mu ada saldo 20rb yang bisa kamu gunakan PP Jogja-Solo. Wait, status KMT ini adalah kepemilikan pribadi dan tidak bisa diuangkan lagi. Jadi 20rb yang kamu bayar itu statusnya adalah buat beli KMT ya.

Sebelum kamu datang dan naik KRL, pastikan kamu sudah lihat jadwal dan mengestimasi jam keberangkatanmu. Pasalnya, selama pandemi kuota KRL Jogja-Solo sangat terbatas. Kalau gak salah info, setiap gerbong hanya diisi 50% total penumpang atau sekitar 60 orang. Sedangkan, setiap pemberangkatan KRL Jogja-Solo membawa 4 gerbong. Artinya KRL Jogja-Solo setiap kali berangkat hanya bisa diisi maksimal 240 orang saja. Nah, aku gatau nih karena gak bisa pemesanan by aplikasi (online), kalo misal dalam satu keberangkatan calon penumpangnya >240 orang gimana skema petugas. Apakah diharuskan menunggu kereta berikutnya. Sedih sih, apalagi kalau itu harus ngejar waktu. Nah, berikut ini Jadwal KRL Jogja-Solo.

Jadwal KRL Jogja-Solo (dok.pri.)

Setelah kamu ngantongi KMT KRL Jogja-Solo, kamu sudah bisa menggunakannya untuk tap, dan masuk ke KRL dong. Asik kan? Nah, ada hal yang perlu diperhatikan. Kamu wajib melakukan tap dengan KMT-mu, sewaktu masuk dan keluar. Jika hal ini gak kamu lakukan, KMT-mu bakal gak bisa digunakan lagi atau mungkin perlu di-reset dengan bantuan petugas. Jadi pas kamu udah sampe stasiun tujuan, jangan sekali-kali ikut jalur keluarnya penumpang biasa. Sudah disediakan jalur khusus buat jalur keluar penumpang KRL, yang dimana mereka diwajibkan untuk tap KMT-nya. Mungkin ini menandai bahwa penumpang telah selesai melakukan trip-nya.

Pintu keluar KRL Stasiun Solo Balapan (dok.pri.)

Ada satu hal yang menurutku cukup mengecewakan sih. Kita kan pergi ber-3 orang ya. Maksud kami kan, apakah tidak bisa pakai satu kartu saja kemudian diisi saldo yang cukup untuk trip 3 orang PP Jogja-Solo? Ternyata hal ini tidak bisa. Jadi setiap penumpang KRL diwajibkan untuk memiliki KMT-nya masing-masing. Tetapi ada pengecualian untuk anak-anak. Mereka tidak perlu menggunakan KMT untuk naik KRL. Overall, KRL Jogja-Solo emang sangat nyaman, bersih, dan adem.

Sekian dulu sharing dari mwahyuarif, semoga bermanfaat ^_^

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here