Benarkah Es Krim Mixue Belum Halal? Cek Faktanya

0
48

Benarkah Es Krim Mixue Belum Halal? Siapa sih yang enggak suka sama es krim? Rasanya yang manis dengan tekstur lembut yang lumer di mulut membuatnya menjadi salah satu menu favorit, apalagi ketika dinikmati di pas lagi siang hari. Nah, belakangan ini tengah viral salah satu waralaba atau franchise minuman es krim dan teh boba bernama Mixue. Merek itu makin populter utamanya  setelah banyak diulas oleh para pemengaruh (influencer) di media sosial seperti TikTok.

4 Cara Cek Label Halal Mixue Ice Cream Lewat WhatsApp, Aplikasi dan Situs  Resmi MUI - Media Pemalang
Mixue Indonesia (dokpri)

Mixue Ice Cream & Tea adalah perusahaan ice cream dan tea shop asal China yang berdiri sejak tahun 1997. Bisnis ini telah tersebar luas dan memiliki lebih dari 10.000 toko di dalam dan luar China. Sejak 2020, Mixue mulai masuk ke Indonesia dengan cabang pertama di Bandung dan mulai melebar ke Jakarta. Kini waralaba itu meluas hingga ke sejumlah kota besar dengan total mencapai 300 gerai (sumber: hypeabis.id).

Di tengah kepopulerannya di Indonesia, sayangnya Mixue tersandung masalah dengan kepastian kehalalan produknya. Hal ini mencuat karena ada infulencer halal yang menelusuri dan membagikan dalam postingannya. Di antaranya adalah @halalcorner x @aishamaharani. Postingan ini mendapatkan 84ribu like dan 437 komentar. Sebagai negara mayoritas muslim, wajar banget kalau konsumen sangat aware dengan isu halal. Rasanya belum manteb di hati kalau produk yang dimakan masih ‘abu-abu’ statusnya, alias tidak jelas kehalalan produknya. Nah, sebenarnya bagaimana kejelasan status kehalalan Mixue ini ya?

Berdasarkan penelusuran Bang Wahyu melalui situs info.halal.go.id/cari maupun www.halalmui.org, memang benar Mixue belum ada riwayat sama sekali mengajukan sertifikasi halal di BPJPH. Silakan sobat bisa cek juga, baik dengan kata kunci nama produk ‘Mixue’ maupun kata kunci perusahaan ‘PT. ZHISHENG PACIFIC TRADING’

Lalu benarkah Mixue tidak halal? Atau Mixue sudah pasti halal, karena menggunakan bahan-bahan yang halal. Saya kira 2 pertanyaan ini kurang tepat. Produk yang belum bersertifikat halal tidak semerta-merta statusnya kemudian berubah menjadi tidak halal. Tidak benar juga jika Mixue melakukan klaim sepihak bahwa produknya sudah pasti halal karena menggunakan bahan-bahan yang halal. Nah, untuk menjembatani 2 kutub ini, maka langkah paling tepat adalah Mixue harus segera melakukan sertifikasi halal. Mutlak!

Dalam proses sertifikasi halal, auditor halal dari Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) akan memeriksa bahan baku serta proses produksi. Jika produk dinyatakan halal, maka Mixue berhak mendapatkan sertifikat halal dan memasangnya pada kemasan maupun outlet. Hasil ini pula akan menjawab keragu-raguan para pelanggan setia Mixue.

FYI, menurut UU 33 tahun 2014 Pasal 4, produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Dengan penahapan kewajiban bersertifikat halal bagi produk makanan, minuman, hasil sembelihan, dan jasa penyembelihan dimulai sejak 17 Oktober 2019 sampai 17 Oktober 2024. Artinya, Mixue harus segera melakukan sertifikasi halal. Tentu tidak mau kan pelanggan setianya kabur ke warung sebelah gara-gara ketidakpastian kehalalan Mixue.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here